Kemiskinan dan kebodohan sudah menjadi kebiasaan penghuni bumi indonesia,baik di kota maupun di desa.Ekonomi terus menurun ,sementara koruptor makin bertambah.Agama kian di abaikan ,aqidah tauhid makin di perdebatkan,Ooooooh Indonesia andai engkau mndengar jeritan bumi,tentulah engkau tidak akan tahan menahan dan melihat kondisi bumi yang di huni kaum penyesat dan bermaksiat ini.Mengurusi aqidah pribumi dan meluruskannya sungguh sangat memakan waktu yang panjang dan perjuangan melalui tenaga ilmu dan materil yang kuat dan bermutu,bila ekonomi dan aqidah suatu negara di abaikan bahkan di anggap tidak penting,maka jangan harap negara akan damai dan subur,mngapa aqidah di kaitkan dengan ekonomi?karena aqidah sebagai pondasi untuk segala kehidupan kita,maka bila aqida yang di ajarkannya benar menurut pemahaman salafussoleh maka sudah jelas tidak ada koruptor,kerena mereka selalu merasa takut kepada Alloh swt 24 jam full.mana mungkin orang yang selalu berzikir kepada Alloh lalu hoby koruptor??itu tidak level dan mustahil.bila ada berarti dia munafiq yang di janjikan Alloh NERAKA baginya bersama orang orang kafir .setiap mendengar berita di TV atau di radio hampir setiap hari mendengarkan kata kata koruptor dan bencana.sungguh mengenaskan negeri ini,dengan satu satunya jalan untuk membendung kebobrokan aqidah dan ekonomi adalah antara ulama dan umaroh bersatu dalam membangun moral dan materil masyarakat secara umum.Pak presiden berhati muslim beraqidah salafussoleh dan masyarakatnya lebih dari itu,inilah jaminan Alloh pasti datang kepada mereka yaitu menjadikan negara damai,subur,makmur dan beraqidah serta di ridhohi Alloh dunia ahirat.Tetapi sebaliknya bila suatu negara mengabaikan di atas tersebut ,seperti mencaci aqidah salafussoleh,kewajiban di sulap mnjadi sunnah,haram dijadikan makruh,dan haram di jadikan halal dan sebaliknya.maka bersiap siaplah negara memproduksi koruptor dan pengabdi ribawiyah serta pemancing bencana dan musibah spontan dari sang Kholik.bahkan akan melahirkan liberalis dan atheis di setiap pelosok plosok di desa dan di kampunh kita.sebagai orang tuanya hanya penyesalan yang di dapat.apalagi baru baru ini ktua PBNU said aqil bnar benar mendukung kesesatan yng nyata,beberapa yayasan yang ajarannya sejalan dengan salafussoleh di tuduh penybar ajaran wahabi radikal,bahkan abu bakar baasyir dan abdullah sunkar di tuduh sebagai teroris pengeboman,dan membenarkan ajaran yang berlaraskan syi,ah .sehingga said aqil berani mencaci maki ulama saudi arabia dengan tanpa bukti dan dalil baik dari Alqur,an maupun Hadis.sekarang said aqil sudah terbongkar kebobrokannya lewat NAHI MUNKAR.COM.dan MANTAN KIYAI NU.COM.
Sabtu, 17 Desember 2011
Kemiskinan dan kebodohan sudah menjadi kebiasaan penghuni bumi indonesia,baik di kota maupun di desa.Ekonomi terus menurun ,sementara koruptor makin bertambah.Agama kian di abaikan ,aqidah tauhid makin di perdebatkan,Ooooooh Indonesia andai engkau mndengar jeritan bumi,tentulah engkau tidak akan tahan menahan dan melihat kondisi bumi yang di huni kaum penyesat dan bermaksiat ini.Mengurusi aqidah pribumi dan meluruskannya sungguh sangat memakan waktu yang panjang dan perjuangan melalui tenaga ilmu dan materil yang kuat dan bermutu,bila ekonomi dan aqidah suatu negara di abaikan bahkan di anggap tidak penting,maka jangan harap negara akan damai dan subur,mngapa aqidah di kaitkan dengan ekonomi?karena aqidah sebagai pondasi untuk segala kehidupan kita,maka bila aqida yang di ajarkannya benar menurut pemahaman salafussoleh maka sudah jelas tidak ada koruptor,kerena mereka selalu merasa takut kepada Alloh swt 24 jam full.mana mungkin orang yang selalu berzikir kepada Alloh lalu hoby koruptor??itu tidak level dan mustahil.bila ada berarti dia munafiq yang di janjikan Alloh NERAKA baginya bersama orang orang kafir .setiap mendengar berita di TV atau di radio hampir setiap hari mendengarkan kata kata koruptor dan bencana.sungguh mengenaskan negeri ini,dengan satu satunya jalan untuk membendung kebobrokan aqidah dan ekonomi adalah antara ulama dan umaroh bersatu dalam membangun moral dan materil masyarakat secara umum.Pak presiden berhati muslim beraqidah salafussoleh dan masyarakatnya lebih dari itu,inilah jaminan Alloh pasti datang kepada mereka yaitu menjadikan negara damai,subur,makmur dan beraqidah serta di ridhohi Alloh dunia ahirat.Tetapi sebaliknya bila suatu negara mengabaikan di atas tersebut ,seperti mencaci aqidah salafussoleh,kewajiban di sulap mnjadi sunnah,haram dijadikan makruh,dan haram di jadikan halal dan sebaliknya.maka bersiap siaplah negara memproduksi koruptor dan pengabdi ribawiyah serta pemancing bencana dan musibah spontan dari sang Kholik.bahkan akan melahirkan liberalis dan atheis di setiap pelosok plosok di desa dan di kampunh kita.sebagai orang tuanya hanya penyesalan yang di dapat.apalagi baru baru ini ktua PBNU said aqil bnar benar mendukung kesesatan yng nyata,beberapa yayasan yang ajarannya sejalan dengan salafussoleh di tuduh penybar ajaran wahabi radikal,bahkan abu bakar baasyir dan abdullah sunkar di tuduh sebagai teroris pengeboman,dan membenarkan ajaran yang berlaraskan syi,ah .sehingga said aqil berani mencaci maki ulama saudi arabia dengan tanpa bukti dan dalil baik dari Alqur,an maupun Hadis.sekarang said aqil sudah terbongkar kebobrokannya lewat NAHI MUNKAR.COM.dan MANTAN KIYAI NU.COM.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar